Senin, 09 Agustus 2010

our story with my BESTIES ♥

First Of all, i would like to say tengs for all my besties, they are the best ever i seen

yeep, here we're :) full smile of this day,our batik day :) i like batik..
(ginanjar, gue, desnanti, nissa and ibrahim)
gue inget banget ini kelas tu lagi kosong pelajaran, entahlah gurunya lagi pada kemana (seneng pisan atuh,hee)

yeaah foto" ditamaan, ini tuh kita masih kelas 1 loh, ehehehe, kls 1 aja uda narsiss, gmna kls 3.a cb ya ??hmm kita liat aja :) mengisi waktu luang dengan canda tawa penuh suka cita
(gue, tyan, desnanti) sbnerr.a sih kita rameean, cuma yg mau foto aneh kaiia gni yaa cuma kita bertiga, jadi yg laen jadi penonton dan fotografer, ehhehe :)

hhe, batiik lagi batiik lagi, ini bedaa loh am yang diatas, kalo ini kita lagi ngga ada guru (sama) cuma kita lagi dikasih tugas menghitung banyaknya kendaraan yg lewat dalam 1 jam OMG capeedeeeh -,-' aneeh" aja s tu guru ngasih tugas, huuu, berhubung kita rameaan (ce.a doang) kan ada yg ngeliatin jalanan tuuhh, ada juga yg nyateet, yang ngituuung, sisanyaaaaaa...eng ing eng..yap yap yap..FOTO" bernarsiss riaa, uhuyy, ahahaha >.<
ini juga sama sih, sbneernnya masih banyak dengan berbagai gaya :D cuma sgini juga cukup kokk ;)

with desnanti, narsiss dibawa sampai ke kamaar mandi coy ! ckck

with dwi rahmi, orang paling ngeselin di muka bumi ini >.<

desnanti gue dwi, kita keujanan dijalan sampe haruss neduh di pinggir jalaan, kitaa neduh dimana ya ini ? d.gaperi kalo gasalah deh, segala maceem yang kita lakuin harus di dokumentasikan,. begitu juga kalo neduh, ahahah :D

naahh, gadaa guru lagi nih roman"a ( gue desnanti nissa ) nissa punya payung baru, soalnya motiifnyah strawbeerry gitu deh, dia mahh kan maniak am buah yang 1 ini, brrr, dr ujung kepala sampe ujung kaki dia punya deh tu acessoris dr buah yg warna.a merah itu, bbrrr..

uups, siapakahh inii ?? hmmm.. cb kita tengok, olalaaaa, ini buketu (nissa) with..with who ? hmm..itu sih rahasiaa, ceng"an.a anak" kalo dikelas yaa mreeka berdua, masi byk sih yg laen, tp gu gu ada fotonya yaa mrekaa ber2 ini, hohoho, maaf yaa :)


hupphh..cape cape cape :(
sekian dulu ahh persembahan dari gue, seneng banget bisa berkawan dengan kalian :)
sekarang uda pada mencarr, jangan lupain kitaa" daah, keep in touch yaa :D

actually i'm so happy with u all, tengs for your attention..
i
♥ all my BESTIES

Phenomena Hujan Kodok Di Jepang

Phenomena Hujan Kodok Di Jepang terjadi lagi !

Beberapa bulan yang lalu Juni 2009, jepang dikejutkan dengan adanya fenomena aneh yang terjadi saat turun hujan. Bukannya air yang turun melainkan hewan aneh yang berbentuk ikan seperti kodok. Hal ini terjadi dibeberapa kota dijepang diantaranya kota Taiwa, Nakanoto, Asahi dan Kuki.
Hewan ini memiliki panjang dengan diameter 5 cm berbentuk seperti ikan dan kodok, sejauh ini tidak ada yang dapat menjelaskan kenapa hal ini bisa terjadi. Beberapa orang menyebutkan ini merupakan fenomena langka yang pernah terjadi di Jepang dan mereka menyebutnya "binatang hujan" yang diakibatkan perubahan cuaca yang tidak menentu dinegara Sakura ini, badan metereologi jepang juga tidak dapat menjelaskan apa penyebab terjadinya hal tersebut.

16 juni, tn.aichi 45 thn sekitar jam 08.00 pagi waktu jepang, terkejut dan merasa aneh mendengar sesuatu yang jatuh dari atas mobilnya.. katika dilihat beberapa hewan tersebut menempel dibagian atap mobilnya..




15 juni, ny.miyagi 74 thn, dikota taiwa, juga melihat phenomena ini, dan mendengarkan sesuatu yang jatuh diatas atap rumahnya, padahal saat itu cuaca terang dan tidak hujan..




16 juni, tn.saitama, jam 1:00 PM dikota Kuki




17 juni, tn.toyama, jam 8:40 AM dikota Asahi


9 juni,tn.ishikawa, dikota Nakanoto..



ke

Phenomena Hujan Merah di Kerala~India

Hujan Merah

Dari tanggal 25 Juli hingga 23 September 2001, hujan berwarna merah terjadi di negara bagian Kerala, India. Air hujan yang jatuh berwarna merah. Warna kuning, hijau dan hitam juga dilaporkan ada. Hujan berwarna dilaporkan telah ada di Kerala sejak tahun 1896 dan beberapa kali setelahnya.

Diumumkan bahwa hujan ini diwarnai oleh jatuhan radio aktif ledakan meteor, tetapi penelitian yang dilakukan oleh Pemerintah Indiam elaporkan bahwa hujan ini berwarna akibat spora airborne dari alga lokal. Ada juga yang mengusulkan bahwa partikel berwarna tersebut merupakan sel ekstraterestial. Teori ini diusulkan oleh Godfrey Louis dan Santhosh Kumar dari Universitas Mahatma Gandhi di Kottayam.

Profesor Wickeramasinghe yakin bahwa kehidupan berasal dari angkasa. Hal ini berpangkal dari hujan merah aneh di kawasan India sebelah Selatan juli 2001 silam. Setelah hujan berlalu, orang-orang menemukan benda misterius. Ilmuwan menyebutkan, bahwa (titik) hujan merah cemerlang ini besar kemungkinan mengandung jejak kehidupan makhluk angkasa luar. Menurut laporan The Sun Inggris, bahwa ketika meteor melintas di angkasa dan meledak setelah terjadi gesekan atau berbenturan dengan atmosfer bumi, dimana dalam 2 bulan secara kontinue, sejumlah besar titik hujan berwarna merah cemerlang.

Menurut laporan BBC, ketika itu penduduk setempat mengira hujan merah yang aneh itu adalah pertanda datangnya kiamat. Namun pemerintah daerah setempat mengklarifikasinya: Hujan merah ini hanya merupakan debu padang pasir dari kawasan Arab.

Tapi doktor Gofrey Louis dan Sejawatnya Wickeramasinghe dari Universitas Gandhi menuturkan, bahwa dalam cairan-cairan merah tersebut, dimana secara “biologis mengandung suatu partikel hidup warna merah yang mirip dengan sel”. Mereka menuturkan, bahwa partikel-partikel merah tersebut seperti suatu kehidupan yang berasal dari angkasa luar, paling tidak ada 5 ton partikel demikian yang mengumpulkan karbon dan gas yang kemudian membentuk titik hujan berwarna merah cemerlang dan jatuh ke bumi.

Kesimpulan doktor Godfrey Louis ini berdasarkan sejumlah sel binatang yang sangat kecil yang ditemukannya dalam hujan merah ini, semua sel-sel ini tidak ber-DNA. Sedangkan sel semua makhluk hidup di bumi mesti memiliki DNA!

Belakangan ini, pendapatnya itu telah menimbulkan kontroversial di antara para ilmuwan di seluruh dunia. Dan perdebatan tentang asal muasal sel-sel misterius ini pun muncul karenanya.

Dan baru-baru ini, satuan produksi Horizon BBC menemani profesor Wickeramasinghe berangkat ke selatan India untuk menyelidiki lebih lanjut terhadap hujan merah ketika itu. Di India Wickeramansinghe bertemu dengan doctor Louis, kemudian mereka mewawancarai sejumlah saksi mata hujan merah tersebut. Di saat yang sama Wickeramasinghe juga meninjau tugas terbaru doktor Louis.

Doktor Louis mempertunjukkan mikroba angkasa yang ditemukan dalam hujan merah tersebut yang diluar dugaan dapat menahan suhu panas setinggi 300?C! melihat itu Wickeramasinghe lantas meyakini bahwa hujan merah itu merupakan suatu bentuk kehidupan dari angkasa luar.

Wickeramasinghe menuturkan : “sebelum ke India, saya masih ragu apa benar hujan merah ini adalah tamu dari luar angkasa. Namun, setelah tiba di India, saya sangat yakin atas hal ini!

Bersamaan dengan itu, Badan Antariksa Nasional AS masih meneliti daya tahan bakteri di bumi terhadap keadaan yang ekstrem dingin itu. Dan hasilnya ditemukan, bakteri-bakteri tertentu ini memiliki daya tahan yang sulit dipercaya terhadap ekstrem dingin ataupun panas, cukup mengikuti sebuah meteorit melintasi angkasa menuju bumi.

Profesor Wickeramasinghe menuturkan : “dalam perjalanannya ke bumi, bakteri-bakteri ini mesti menahan suhu yang ekstrem rendah, ruang hampa udara, sinar ultraviolet, sinar kosmos, sinar x dan faktor-faktor lainnya di angkasa.”

Dalam 10 tahun belakangan ini, ilmuwan semakin serius menyikapi Panspermia (teori embrio asing) ini. Minat penyelidikan NASA terhadap kehidupan di luar angkasa juga semakin kuat. Dan sehubungan dengan hal ini mereka membuat sebuah kapal selam yang dikendalikan robot, yang direncanakan untuk mencari tanda-tanda kehidupan di samudera yang banyak terdapat satelit di Jupiter. Dan saat ini kapal selam ini tengah di uji coba pelayarannya di suatu danau di negara bagian Texas, AS.

Seandainya kehidupan awal benar-benar dari planet luar, maka semua makhluk hidup di bumi termasuk manusia berasal dari evolusi kehidupan pertama ini. Dan jika ditilik dari pengertian ini, bukankah kita semua ini merupakan makhkluk angkasa luar dalam arti tertentu.

kalo menurut saya sih ini adalah gejala alam yang mengingatkan kita akan pentingnya berserah diri kepada allah swt, sang pencipta kita..maka dari itu kita harus mempertebal ibadah dan iman kita

(pict=wikipedia)