Senin, 07 Maret 2011

Kompersos : Perubahan Sosial

Perubahan sosial diartikan sebagai perubahan-perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat. Definisi lain dari perubahan sosial adalah segala perubahan yang terjadi dalam lembaga kemasyarakatan dalam suatu masyarakat, yang mempengaruhi sistem sosialnya. Tekanan pada definisi tersebut adalah pada lembaga masyarakat sebagai himpunan kelompok manusia dimana perubahan mempengaruhi struktur masyarakat lainnya (Soekanto, 1990). Perubahan sosial terjadi karena adanya perubahan dalam unsur-unsur yang mempertahankan keseimbangan masyarakat seperti misalnya perubahan dalam unsur geografis, biologis, ekonomis dan kebudayaan. Sorokin (1957), berpendapat bahwa segenap usaha untuk mengemukakan suatu kecenderungan yang tertentu dan tetap dalam perubahan sosial tidak akan berhasil baik.

Perubahan sosial merupakan bagian dari perubahan budaya. Perubahan dalam kebudayaan mencakup semua bagian, yang meliputi kesenian, ilmu pengetahuan, teknologi, filsafat dan lainnya. Akan tetapi perubahan tersebut tidak mempengaruhi organisasi sosial masyarakatnya. Ruang lingkup perubahan kebudayaan lebih luas dibandingkan perubahan sosial. Namun demikian dalam prakteknya di lapangan kedua jenis perubahan perubahan tersebut sangat sulit untuk dipisahkan (Soekanto, 1990).

Perubahan kebudayaan bertitik tolak dan timbul dari organisasi sosial. Pendapat tersebut dikembalikan pada pengertian masyarakat dan kebudayaan. Masyarakat adalah sistem hubungan dalam arti hubungan antar organisasi dan bukan hubungan antar sel.

Kebudayaan mencakup segenap cara berfikir dan bertingkah laku, yang timbul karena interaksi yang bersifat komunikatif seperti menyampaikan buah pikiran secara simbolik dan bukan warisan karena keturunan (Davis, 1960). Apabila diambil definisi kebudayaan menurut Taylor dalam Soekanto (1990), kebudayaan merupakan kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum adat istiadat dan setiap kemampuan serta kebiasaan manusia sebagai warga masyarakat, maka perubahan kebudayaan dalah segala perubahan yang mencakup unsur-unsur tersebut. Soemardjan (1982), mengemukakan bahwa perubahan sosial dan perubahan kebudayaan mempunyai aspek yang sama yaitu keduanya bersangkut paut dengan suatu cara penerimaan cara-cara baru atau suatu perbaikan dalam cara suatu masyarakat memenuhi kebutuhannya.

Untuk mempelajari perubahan pada masyarakat, perlu diketahui sebab-sebab yang melatari terjadinya perubahan itu. Apabila diteliti lebih mendalam sebab terjadinya suatu perubahan masyarakat, mungkin karena adanya sesuatu yang dianggap sudah tidak lagi memuaskan. Menurut Soekanto (1990), penyebab perubahan sosial dalam suatu masyarakat dibedakan menjadi dua macam yaitu faktor dari dalam dan luar. Faktor penyebab yang berasal dari dalam masyarakat sendiri antara lain bertambah atau berkurangnya jumlah penduduk, penemuan baru, pertentangan dalam masyarakat, terjadinya pemberontakan atau revolusi. Sedangkan faktor penyebab dari luar masyarakat adalah lingkungan fisik sekitar, peperangan, pengaruh kebudayaan masyarakat lain.

Proses Perubahan Sosial
Proses perubahan sosial terdiri dari tiga tahap barurutan : (1) invensi yaitu proses di mana ide-ide baru diciptakan dan dikembangkan, (2) difusi, ialah proses di mans ide-ide baru itu dikomunikasikan ke dalam Sistem sosial, dan (3) konsekwensi yakni perubahan-perubahan yang terjadi dalam sistem social sebagai akibat pengadopsian atau penolakan inovasi. Perubahan terjadi jika penggunaan atau penolakan ide baru itu mempunysi akibat. Karena itu perubahan sosial adalah akibat komunikasi sosial.
Beberapa pengamat terutama ahli anthropologi memerinci dua tahap tambahan dalam urutan proses di atas. Salah satunya ialah pengembangan inovasi yang terjadi telah invensi sebelum terjadi difusi. Yang dimaksud ialah proses terbentuknya ide baru dari suatu bentuk hingga menjadi suatu bentuk yang memenuhi kebutuhan audiens penerima yang menghendaki. Kami tidak memaaukkan tahap ini karena ia tidak selalu ada. Misalnya, jika inovasi itu dalam bentuk yang siap pakai. Tahap terakhir yang terjadi setelah konsekwensi, adalah menyusutnya inovasi, ini menjadi bagian dari konsekwensi.

Yang memicu terjadinya perubahan dan sebaliknya perubahan sosial dapat juga terhambat kejadiannya selagi ada faktor yang menghambat perkembangannya. Faktor pendorong perubahan sosial meliputi kontak dengan kebudayaan lain, sistem masyarakat yang terbuka, penduduk yang heterogen serta masyarakat yang berorientasi ke masa depan. Faktor penghambat antara lain sistem masyarakat yang tertutup, vested interest, prasangka terhadap hal yang baru serta adat yang berlaku.

Perubahan sosial dalam masyarakat dapat dibedakan dalam perubahan cepat dan lambat, perubahan kecil dan besar serta perubahan direncanakan dan tidak direncanakan. Tidak ada satu perubahan yang tidak meninggalkan dampak pada masyarakat yang sedang mengalami perubahan tersebut. Bahkan suatu penemuan teknologi baru dapat mempengaruhi unsur-unsur budaya lainnya. Dampak dari perubahan sosial antara lain
meliputi disorganisasi dan reorganisasi sosial, teknologi serta cultural.

Penyebab Perubahan Sosial
1. Dari Dalam Masyarakat
 Mobilitas Penduduk
Mobilitas penduduk ini meliputi bukan hanya perpindahan penduduk dari desa ke kota atau sebaiiknya, tetapi juga bertambah dan berkurangnya penduduk
 Penemuan-penemuan baru (inovasi)
Adanya penemuan teknologi baru, misalnya teknologi plastik. Jika dulu daun jati, daun pisang dan biting (lidi) dapat diperdagangkan secara besar-besaran maka sekarang tidak lagi.Suatu proses sosial perubahan yang terjadi secara besar-besaran dan dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama sering disebut dengan inovasi atau innovation. Penemuan-penemuan baru sebagai sebab terjadinya perubahan-perubahan dapat dibedakan dalam pengertian-pengertian Discovery dan Invention. Discovery adalah penemuan unsur kebudayaan baru baik berupa alat ataupun gagasan yang diciptakan oleh seorang individu atau serangkaian ciptaan para individu. Discovery baru menjadi invention kalau masyarakat sudah mengakui dan menerapkan penemuan baru itu.
 Terjadinya Pemberontakan atau Revolusi
Pemberontakan dari para mahasiswa, menurunkan rezim Suharto pada jaman orde baru. Munculah perubahan yang sangat besar pada Negara dimana sistem pemerintahan yang militerisme berubah menjadi demokrasi pada jaman refiormasi. Sistem komunikasi antara birokrat dan rakyat menjadi berubah (menunggu apa yang dikatakan pemimpin berubah sebagai abdi masyarakat).

2. Dari Luar Masyarakat
 Peperangan
Negara yang menang dalam peperangan pasti akan menanamkan nilai-nilai sosial dan kebudayaannya.
 Lingkungan
Terjadinya banjir, gunung meletus, gempa bumi, dll yang mengakibatkan penduduk di wilayah tersebut harus pindah ke wilayah lain. Jika wilayah baru keadaan alamnya tidak sama dengan wilayah asal mereka, maka mereka harus menyesuaikan diri dengan keadaan di wilayah yang baru guna kelangsungan kehidupannya.
 Kebudayaan Lain
Masuknya kebudayaan Barat dalam kehidupan masyarakat di Indonesia menyebabkan terjadinya perubahan.

Faktor-faktor Pendorong dan Penghambat Perubahan Sosial
1. Faktor-faktor Pendorong
 Intensitas hubungan/kontak dengan kebudayaan lain
 Tingkat Pendidikan yang maju
 Sikap terbuka dari masyarakat
 Sikap ingin berkembang dan maju dari masyarakat

2. Faktor-faktor Penghambat
 Kurangnya hubungan dengan masyarakat luar
 Perkembangan pendidikan yang lambat
 Sikap yang kuat dari masyarakat terhadap tradisi yang dimiliki
 Rasa takut dari masyarakat jika terjadi kegoyahan (pro kemapanan)
 Cenderung menolak terhadap hal-hal baru


Dampak Akibat Perubahan Sosial
Salah satu dampak dari perubahan sosial adalah Modernisasi. Konsep modernisasi digunakan untuk menamakan serangkaian perubahan yang terjadi pada seluruh aspek kehidupan masyarakat tradisional sebagai suatu upaya mewujudkan masyarakat yang bersangkutan menjadi suatu masyarakat industrial. Modernisasi menunjukkan suatu perkembangan dari struktur sistem sosial, suatu bentuk perubahan yang berkelanjutan pada aspek-aspek kehidupan ekonomi, politik, pendidikan, tradisi dan kepercayaan dari suatu masyarakat, atau satuan sosial tertentu. Modernisasi suatu kelompok satuan sosial atau masyarakat, menampilkan suatu pengertian yang berkenaan dengan bentuk upaya untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang sadar dan kondusif terhadap tuntutan dari tatanan kehidupan yang semakin meng-global pada saat kini dan mendatang. Diharapkan dari proses menduniakan seseorang atau masyarakat yang bersangkutan, manakala dihadapkan pada arus globalisasi tatanan kehidupan manusia, suatu masyarakat tertentu (misalnya masyarakat Indonesia) tidaklah sekedar memperlihatkan suatu fenomena kebengongan semata, tetapi diharapkan mampu merespons, melibatkan diri dan memanfaatkannya secara signifikan bagi eksistensi bagi dirinya, sesamanya, dan lingkungan sekitarnya.

Proses modernisasi sampai saat ini masih tampak dimonopoli oleh masyarakat perkotaan (urban community), terutama di kota-kota Negara Sedang Berkembang, seperti halnya di Indonesia. Kota-kota di negara-negara sedang berkembang menjadi pusat-pusat modernisasi yang diaktualisasikan oleh berbagai bentuk kegiatan pembangunan, baik aspek fisik-material, sosio-kultural, maupun aspek mental-spiritual. Kecenderungan-kecenderungan seperti ini, menjadikan daerah perkotaan sebagai daerah yang banyak menjanjikan kehidupan yang lebih baik bagi penduduk pedesaan, terutama bagi generasi mudanya. Obsesi semacam ini menjadi pendorong kuat bagi penduduk pedesaan untuk beramai-ramai membanjiri dan memadati setiap sudut daerah perkotaan, dalam suatu proses sosial yang disebut urbanisasi. Fenomena demografis seperti ini, selanjutnya menjadi salah satu sumber permasalahan bagi kebijakan-kebijakan dalam upaya penataan ruang dan kehidupan masyarakat perkotaan. Sampai dengan saat sekarang ini masalah perkotaan ini masih menunjukkan gelagat yang semakin ruwet dan kompleks.

Kamis, 03 Maret 2011

SETIA ? really ..?

hmm coba kita lihat ke sekeliling kita, oh no no..jangan jauh", coba dari orang terdekat kita..
pertanyaan pertama .
apasih menurut kamu setia itu ? setia itu cuma punya pacar 1, kalaupun kita punya temen deket atau apapun itu bukan siapa" (walaupun kenyataan mreka sangat dekat)..
kalau menurut gue, setia itu..cuma punya pacar 1, iya 1..temen deket ? hmm..kurang setuju gue sama hal yg 1 itu..maybe gue.a aja x ya yg terlalu gimanaaa gitu..but he must choose, me or her !

pertanyaan kedua .
kamu emang orang yang setia ? hmm yaa setiadoong, pacar aku cuma 1, daaan dayaang"gue banyak ! heheee :DD
damn ! nyengirr lo :p pertamanya sih asik, cuma belakangnya ituloh..hahhhh..gembel dasaarrr pengkhianaaattt !!

pertanyaan ketiga .
kamu mau punya pacar yang setia apa nggak ? yaa maulaah, siapa juga lg yg gak mau..hehee..
hmm..tapi elonya gimanaa ? setia apa nggak ? hhhh..

so, kita langsung aja ke topik utama, yaitu Setia atau kesetiaan..
kalau menurut gue, setia itu punya pacar cuma satu 1, oke that's good answer :D but how to answer number 1 ? hmm temen deket ? OMIGOD ! hal itu yang paling gue benci u know ..
number 2 ? aahh kacrruutt etamah, she/he have much dayang..ahahah soblooo etamahhh..gamikirr, gapake othaaak..hmmm..
number 3 ? hmm yaiyalaah, tapi masalahnya lo mau juga setia ga sama pasangan lo .hah..

sebenernya setia itu bisa dilakuin gasih ?
bisa dong ! asal kita.a aja benerr"..mksud gue bukan kaya orang yang mau nikah, but mulai ngehargai dr mulai hal"yang kecil aja..kalau yg kecil aja uda lulus,apalagi yg besarnya nanti :D

setia itu bisa dilawan ga sih ?
bisa banget ! lawan sama diri sendiri, kalau kita gakmau terjebak, jangan masuk ke lubang yag sekiranya bisa ngebahayain kita..kalau kita masih aja masuk kelubang itu,yaa nikmatin aja ntar konsekuensinya..

kalau misalnya kita setia,tapi kita mau jalan, smsn mesra dll sm orang lain ?
hah ! think smart doong..masa iyasih mau setia tapi kelakuan.a bgitu ? mending gausah punya pacar gitu caranya maah,nikmatin aja hidup bareng"sma yang laen tanpa ada yang ngatur..

kalau dibahas tentang kesetiaan sih emang gak bakalan habiss sampe bibir lo dower juga, yang paling penting dr kesetiaan itu adalah niat, cuma niat yang bisa ngebuat kesetiaan itu beneran terjadi :) dari hati pastinyaa..sebagai referensi ajaya teman" :D soalnyaaa..heheee gue banyak denger masukan sama tmn"yang curcol, heee..jd bolehlah ngelengkapin penelitian tentang kesetiaan ini .

Thursday is Bad day :'(



it's a bad day ! kenapaa ? cb dengeerin..
nyebeliiin banget hari ini . tupperware gue hampir ilang ! dan alhasil JAKET

yang pasti ilaang..ohh daaaaammmmnnnnnnn !!!!!!!!

*pertama tupperware..
gue sma anak"lagi makan di daerah ITB (ahiww sekaliaan carii kecengan, dasaar jomblowati ! hahaha uups maaf yaa cemaan" ;) hahaa) eh kenalin dulu dong inidia mereka yg jadi peran utamanya :beress makan kan segera meninggalkan tempat tuh . nah yaudda abis bayar langsung aja cabhuut ! cappcuuzzz..untung foto"dulu,duduk"dlu,abs gitu gue beli donat dulu..abs td pgn BANGET sih makan tu donat ! hee..abs bayaar gue keingetan sesuatu

gue : "ah ! tupperware gue !"
hanyum : "lha kan kamu yg pegang barusan.."
gue : "oh iya yaa.."
mutiara : "wahh msih disana x neng,tmpt makan kita barusan !"
ogiamel : "ah iya iya itu bener,ambil jig sana !"
gue : "yauda ak ambil dlu ya ! num tlg amblin kembalian.a oke !"
hanum : "siapboss"

lariilahh gue dan mutiara ketempat yang barusan, OMIGOD ! larii siang" gue ! hahahaha..dan akhirnya sampai ketempat tujuan, gue lgsg masuk kedalem daann..
eng iing eeeennnggg..

bapak : sambil ngeluarin tuperware gue "ketinggalan ya ?"
gue : "yampun paak, nuhhuuunnnn pisan pak nuhhuuunn"
bapak : "samii samii neeng.."

haah, padahal gue belom bilang niat gue balik lg itu tu mau ngapain,untung s bapaknya pengertian..terimakasiiihhhh :D

*kedua Jaket..

abs makan+lari"an kegerahan doong ? hehe dibukalah itu jaket gue..digantelin di leheer, diiket di kepala..ah pokonya berbagai gaya deh..sesampainya dikamppus, gue pergi ke suatu tempat 'rahasia' hehee..dan gue cek masih ada tu jaket..pas ditangga juga masih ada, diliat lg msh ada..dliat lagi ada..eeh pas sampe d.lt 4, kelas gue kan diatas..pas keingetan

gue : "ehh, jaket gue !"
mutiara : "lhaa dimana ??"
gue : "entahlaaah tadi msh ngegantel ditas"
hanum : "tadi aku ga liat ko ta, iih gimana sih,cb dicari.."
gue bolak-balik lah keatas kebawaaahh..terus cri d.WC balik lagi, eeh ada aa"

ngeliatin gue gitu dlm hati "iish bkn.a bantu cari, mlh ngeliatin doang,bayar lo liat"gue somplak :p" hhmmm..kita lupakan dlu sejenak para aa" itu..trs gue balik lg keanak"

gue : "gak adaa :'( gimana doong"
hanum : "ya allooohh.yauda sini2 tupperware.a biar d.aku aja..ntar ilang lgi.."
amel : "sok sini tas na, heuh riweuuhh..dieu dieu.."
hanum : " issh s talitt drtd gaberes nih otaknya ! ckck serba ketinggalan..mikirin apasih tu anak ?"

iya ya ? gue mikirin apasih ? huaahhhh..dan gue mencari"kesetiap penjuru, sudah capek dan dosen mulai memasukki kelas..and then, gue menyerah pada situasi ini daann..yaahh relakan sajalahh jaket cokelatku itu, semoga kita nanti ketemu lagi yaa sayaang, semoga juga yang ngambilnyaa dapeet balasan yang setimpal..trs semoga guee dapet yg lebih baik..amiinn ya robaal alamiiinn :') hiksss..